Halooooooo aku dataaaang ..tet tereet tereeett :O. Sekedar info, langit Makassar sore ini belum juga disapa sama matahari, entah karena mataharinya lagi males, atau mungkin karena lagi galau? *ngawur mode on*. Tapi, keadaan ini cukup menguntungkan buat aku yang tinggal di tengah kota, jadi gak tambah item gitu, hehehe :p. Secara, kampus yang letaknya di KM 10 jelas jauh banget dari tempat tinggalku T.T. Eh, kok malah curhat sih? Melenceeeng woy melenceeeng!! Aduuuh maklum, yang nulis lagi galau nih *gubrak*.
Jangan terkecoh dengan judul yang menurut penulis terlampau serius di atas kawan, karena penulisnya sendiri sama sekali heran dengan judul buatannya kali ini (nah lo??). Seperti yang udah aku bilang tadi, penulis lagi galau. bukan galau karena seorang lelaki, tapi galau karena RUU PT saudara-saudara! Yang udah kuliah, keterlaluan banget kalo' gak tau apa itu RUU PT. Tapi, penulis yang baik hati akan menjelaskan sedikit tentang RUU PT alias Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi ini. Dilihat dari namanya, gak ada yang mencurigakan dari RUU ini, tapi setelah tau isinya, kalian pasti liat dari mana aja ini RUU gak beres banget, kenapa??? Ternyata, isi dari RUU ini adalah swastanisasi PTN di Indonesia, yang artinya Pemerintah lepas tangan terhadap pembiayaan PTN. Jadi, siapa yang biayain? Naaahh, denger-denger dari diskusi di kampus, nantinya PTN ini akan berbentuk kayak PT (Perseroan Terbatas) yang pembiayaannya di dapat dengan saham-saham dari Investor mana aja yang mau tanam modal di PTN. Gila gak sih? Kalau menurut penulis, ini adalah hal paling gila dan gebl*k yang dilakukan pemerintah. Bagaimana bisa mereka menjadikan PTN sebagai ladang bisnis dan tempat para pemilik modal -baca: orang kaya- mengeruk keuntungan?
Swastanisasi ini selanjutnya akan berdampak pada kenaikan SPP. Belum jelas berapa persen kenaikannya, yang jelas gak cuma kenaikan SPP yang akan terjadi, tapi juga munculnya biaya-biaya tambahan lain yang semakin menciutkan nyali orang gak berduit buat kuliah. Belum lagi, sama rasa sama rata di kampus akan hilang kalo swastanisasi ini terjadi. Jelasnya, anak-anak orang berduit dan orang-orang yang punya modal bakal diistimewakan banget, sedangkan sekarang aja udah terjadi kok yang begituan. Sebenarnya penulis gak akan peduli dengan adanya RUU PT ini kalau penulis udah gak menadahkan tangan ke ortu lagi buat bayar kuliah, atau kalau penulis gak melihat realitas banyaknya teman-teman yang kesulitan bahkan dengan SPP yang belum naik saat ini. Miris, ketika satu per satu teman di SMA dulu memutuskan gak kuliah karena alasan biaya. Miris, ketika ingat gaji orang tua yang tak seberapa itu harus terkuras lebih banyak lagi untuk biaya kuliah anaknya ini. Miris, ketika melihat mereka yang diberi amanah memimpin rakyat malah asyik bersekongkol untuk mengeruk keuntungan haram dari dari rakyatnya. Sadar wooooy buat para KORUPTOR, anak istri lu dikasih makan UANG HARAM!!!!
Sedang mereka lagi menikmati kekayaan hasil MENCURI uang rakyat, di sini, rakyat menangis karena tak mampu membiayai kuliah anaknya yang terlampau mahal. LAKNATULLAH BUAT PARA KORUPTOR! Semoga kita, dilindungi Allah SWT dari perbuatan keji itu.
Sekian dulu dari penulis, buat para pengunjung sekalian, tolong dikoreksi ya kalau ada kesalahan penulis tentang RUU PT ini :)
Langit makin murung, mungkin Ia juga berduka....
Swastanisasi Perguruan Tinggi; Gak Punya Duit, Gak Bisa Kuliah?
Diposkan oleh
Swastanisasi Perguruan Tinggi; Gak Punya Duit, Gak Bisa Kuliah?